Gold is it valuable?

Berikut adalah rangkuman tweet dari @hotradero pagi ini. Nambah ilmu yuk
hotradero Poltak Hotradero
Saya sebenarnya tidak suka merekomendasikan emas. Logam tak berguna. Tapi pada beberapa hal kita terpaksa harus realistis.
gold
Mahal adalah harga/persepsi. Yang jauh lebih penting adalah nilai (value).
Ratusan tahun ekonom “berdebat” tentang harga vs. nilai. Harga = apa yang anda bayar. Nilai = Apa yang anda dapat.
Harga emas? USD 1400 per oz. Harga baja? USD 800 per ton. Ini berarti harga emas 61600 kali lebih mahal daripada harga baja.
Dengan uang yang sama, semisal $ 1 Juta anda akan bisa dapatkan 1250 Ton baja versus 714 oz emas (setara 20,2 kg).
Apa yang anda bisa dapatkan dari 1250 Ton baja? Jembatan, kapal, mobil. Kontribusinya terhadap ekonomi? Bersifat langsung.
Sekarang kita bandingkan: Apa yg bisa anda dapatkan dari 20,2 kg emas? Setarakah efek ekonominya dg 1250 Ton baja? Tentu tidak.
Betul emas punya kegunaan di industri elektronik, tapi sedikiiiit sekali. Dan emas selalu bisa di-recycle dari komponen elektronik lama.
Emas cuma punya persepsi. Harga berdasarkan aspek psikologis. Maka jadi perhiasan. Tapi kegunaan ekonominya? Kecil sekali.
Emas dianggap punya daya magis – berdasarkan tradisi Mesir. Karena emas tidak pernah berubah kendati dilebur ribuan kali.
Gilanya, Mesir sendiri nggak punya tambang emas. Jadi semua emas yang dimiliki para Faraoh berasal dari negeri-negeri lain.
Sumber emas terbesar Mesir Kuno adalah dari Numidia (Ethiopia). Orang Mesir menukar gandum mereka dengan emas. Pinteran siapa ya?
Kebiasaan memuja emas ini lalu menular ke orang Yunani (yg seumur2 selalu ingin seperti orang Mesir). Dari situ meluas seluruh dunia.
Di Timur jauh, orang Cina & India juga menghargai emas – tapi mereka jauh lebih menyukai logam perak. Lebih banyak gunanya.
Yg paling tidak menghargai emas adalah orang Indian Amerika. Mereka kekurangan logam lain. Emas dipakai buat kebutuhan sehari2.
Dan ada ritual orang Indian Amerika membuang sebagian peralatan emas mereka ke dalam danau. Dari sini lahir legenda Danau El Dorado.
Bersama dg legenda Cibola yg hilang: 7 Cities of Gold. Orang Eropa merambah benua Amerika hanya untuk mencari & mengumpulkan emas.
Saat Columbus mendarat di Hispaniola, ia bertemu dg orang Indian. Peralatan besi milik orang Spanyol ditukar dg emas orang Indian.
Buat orang Indian, pertukaran itu dianggap menguntungkan: karena emas terlalu rapuh untuk digunakan pada kebutuhan sehari-hari.
Sebelum Columbus datang, orang Indian menggunakan emas utk peralatan sehari-hari semisal sisir (yg gampang rusak karena emas lunak).
Tapi karena punya emas banyak inilah – akhirnya jutaan orang Indian musnah. Dibantai & dirampok oleh bangsa Eropa yg gila emas.
Sebelum Columbus datang, diperkirakan ada 50-100 juta orang Indian di seluruh benua Amerika. Dua abad kemudian tinggal 10-20% nya.
Dan tentu ada kisah Hernan Cortez yg merampok emas kaum Aztec. Ia menculik Raja Montezuma jg membunuh para bangsawan Aztec.
Emas rampasan Hernan Cortez ini yg jadi latar belakang di film “Pirates of The Carribean – Curse of the Black Pearl” sebagai emas kutukan.
Lalu ada Francisco Pizzaro yg merampok emas kaum Inca, setelah menculik Raja Atahualpa & minta tebusan emas 1 ruangan + perak 2 ruangan.
Ruangan yg dimaksud ukurannya 7m x 3m x 3m. Sesudah tebusan dibayar, Raja Atahualpa dibunuh Pizzaro. Dan masih diikuti penghancuran Cuzco.
Kerajaan Inca pun hancur menyusul Aztec yg duluan dihancurkan Cortez. Bersama itu catatan peradaban keduanya ikut dihancurkan Spanyol.
Semua penghancuran itu dilakukan demi beroleh emas (dan perak). Itu sebabnya Emas juga disebut logamnya kaum barbar…
Ekonom John Maynard Keynes menyebut emas sebagai: “Barbarious Relics”. Peninggalan kaum barbar. Kegunaan secara ekonomi kecil sekali.
Kita lihat: Spanyol yg merampok Amerika & jadi super power – ternyata sekarang ini menjadi negara yang kelasnya biasa-biasa saja.
Emas itu logam aneh. Capek2 digali dari dalam tanah, eh habis itu dilebur jadi batangan yg disimpan di ruang penyimpanan bawah tanah.
Di mana terdapat emas paling banyak berkumpul? Di Fort Knox? Bukan. Itu cuman tempat penyimpanan emas milik Pemerintah Amerika.
Konsentrasi emas terbesar di dunia ada di lemari besi (vault) milik Federal Reserve Bank of New York. Di bawah tanah Kota New York.
Vault-nya seluas setengah lapangan bola. Posisi 3 lantai di bawah tanah. Digali di atas lapisan batu keras (bed rock) lalu dilapisi baja
Di Vault The Fed New York tersimpan sekitar 540 ribu batang emas lantakan. Milik 48 Bank Sentral dunia + 12 organisasi termasuk IMF.
Di vault The Fed New York itulah “bersemayam” seperempat dari seluruh emas yg ada di dunia. Mungkin emas-nya Cortes & Pizzaro ikut jg.
Vault itu nggak pake pintu. Penghalangnya dinding berputar terbuat dari silinder baja 90 ton. Bisa otomatis berputar & mengunci.
Selain ada alarm, jg akan mengunci berdasarkan waktu. Ada persediaan makanan & minuman + komunikasi di dalam vault tersebut.
Jadi pegawai yg terkunci masih bisa tinggal di dalam vault sampai jadwal berikutnya silinder berputar & bisa keluar.
sekian.
btw: sudah ijin copy loh hehe
hotradero Poltak Hotradero
Silahkan, dan ini juga berlaku untuk tweeps yg lain. RT @cemuuu: mohon ijin rangkum di blog saya ya om :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s